Equityworld Futures Surabaya – Membedah Trump Pakai Batu Bara Untuk Operasi Militer, Harga Langsung Terbang? yang menjadi perhatian pelaku pasar saat ini.
Jakarta, CNBC Indonesia – Harga batu bara tak bergerak meski dihujani banyak berita positif. Merujuk Refinitiv, harga batu bara ditutup di posisi US$ 116,25 per ton atau stagnan pada Rabu (11/2/2026). Harga batu bara justru tidak bergerak di tengah kabar menggembirakan dari Amerika Serikat. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu menyatakan bahwa ia telah menginstruksikan Departemen Energi AS untuk mengamankan pendanaan guna memastikan pembangkit listrik tenaga batu bara di West Virginia, Ohio, North Carolina, dan Kentucky tetap beroperasi. Dia juga mengumumkan bahwa dalam waktu dekat akan menandatangani perintah eksekutif yang mengarahkan Departemen Pertahanan untuk bekerja langsung dengan pembangkit batu bara dalam perjanjian pembelian listrik baru, guna memastikan kita memiliki pasokan listrik yang lebih andal.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures Trillium Surabaya berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga:
- → Produksi Resmi Dipangkas, Gimana Prospek Saham ANTM-NCKL Cs?
- → Ini Bocoran Besaran Dividen Emiten BUMN, Siapa Paling Royal?