Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait Daftar Saham Kena Depak MSCI, Apa Saja? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan nilai US$3,65 miliar.
Terakhi, pertemuan dilakukan pada Rabu (11/2) lalu..
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan nilai pasar US$10,72 miliar4.
Berdasarkan laporan MSCI per 30 Januari 2026, kapitalisasi atau nilai pasar INDF tercatat US$1,78 miliar atau di bawah saham dengan kategori kapitalisasi besar yang bernilai minimal US$3,9 miliar..
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan nilai US$4,08 miliar9.
Kita membahas detail dari tiga rencana aksi yang sudah kita sampaikan sebelumnya,” ujar Jeffrey dalam konferensi pers..
Ketiga, BEI juga berencana menerbitkan daftar saham yang terindikasi memiliki konsentrasi kepemilikan tinggi (shareholders concentration list).
Kedua saham tersebut sebelumnya masuk dalam daftar Small Cap Indexes (SMID).
Kedua, pembekuan penambahan konstituen ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI).
“Indeks MSCI Indonesia SMID Cap mencakup representasi perusahaan berkapitalisasi menengah. Selain itu, kecil di pasar ekuitas Indonesia.
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan nilai US$3,99 miliar10.
Skema tersebut disebut mengacu pada praktik yang telah diterapkan di Hong Kong Exchanges and Clearing (HKEX)..
PT Telekom Indonesia Tbk (TLKM) dengan nilai US$10,62 miliar5.
Pertama, pembekuan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF). Selain itu, Number of Shares (NOS)..
Saham BUMI menggeser posisi PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang mana per 31 Desember 2025 tercatat memiliki kapitalisasi pasar US$4,6 miliar..
Dengan 63 konstituen, indeks ini mencakup sekitar 28 persen dari kapitalisasi pasar yang disesuaikan dengan free float di Indonesia,” tulis keterangan resmi MSCI yang dirilis Jumat (30/1)..
Morgan Stanley Capital International (MSCI) mendepak sejumlah saham emiten Indonesia dari daftar indeksnya per 30 Januari 2026..
Merespons hal itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melakukan beberapa pertemuan dengan MSCI secara daring.
MSCI sebelumnya menetapkan sejumlah perubahan indeks review bagi saham Indonesia pada Februari.
Apabila tidak ada perbaikan hingga Mei 2026, lembaga pemeringkat saham asal AS itu akan mengevaluasi kembali status akses pasar Indonesia..
Tak hanya itu, MSCI juga menurunkan status saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dari kategori Global Standard Indexes menjadi SMID..
“Pertemuan berlangsung secara konstruktif, seperti juga pertemuan-pertemuan sebelumnya.
Hal ini disebabkan oleh bersifat rahasia. sehingga Namun, ia menegaskan detail maupun kesimpulan pertemuan tidak dapat diungkapkan ke publik.
Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan pembahasan berlangsung konstruktif.
PT Astra International Tbk (ASII) kapitalisasi pasar US$7,66 miliar6.PT Amman Mineral INTL Tbk (AMMN) dengan kapitalisasi US$6,57 miliar7.PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan nilai pasar US$5,91 miliar8.
Langkah ini dilakukan dengan memperhatikan penurunan bobot dalam Indeks Pasar Emerging MSCI untuk semua sekuritas Indonesia. Selain itu, potensi reklasifikasi Indonesia dari status emerging market ke frontier market..
Ketiga pembekuan perpindahan naik antar-indeks segmen ukuran, termasuk dari Small Cap ke Standard..
Untuk kategori tersebut, MSCI menetapkan saham-saham dengan kapitalisasi pasar minimal US$141,5 juta..
Nama baru tersebut adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang memiliki kapitalisasi pasar US$3,65 miliar..
Tiga rencana aksi self regulatory organization (SRO) yang dipaparkan meliputi, pertama, peningkatan transparansi melalui pengungkapan pemegang saham di atas 1 persen..
Ketetapan ini juga sekaligus memberi waktu bagi otoritas pasar untuk menghadirkan perbaikan transparansi..
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan kapitalisasi pasar US$ 15,48 miliar3.
Dalam pengumumannya, MSCI menyebut ketetapan ini dilakukan untuk mengurangi index turnover. Selain itu, risiko kelayakan investasi (investability).
Kedua,penyajian data investor yang lebih granular dengan pengelompokan ke dalam 28 kategori, serta progres kenaikan batas minimal saham beredar di publik (free float) dari 7,5 persen menjadi 15 persen..
Berikut daftar 10 Saham Indonesia Teratas dalam Indeks MSCI per Januari 2026:.
Berdasarkan laman MSCI, dua saham Indonesia yang terdepak dari daftar indeksnya yakni PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO). Selain itu, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES)..
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai pasar US$24,46 miliar2.
Di sisi lain, MSCI memasukkan nama baru dalam daftar 10 saham Indonesia unggulan per 30 Januari 2026.
Perkembangan terkait Daftar Saham Kena Depak MSCI, Apa Saja? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
Baca juga:
- Bank Mandiri Catat Laba Konsolidasi Rp 56,3 T pada 2025
- Equity World Trillium Surabaya – Analisis Harga Emas (XAU/USD) Jumat, Menguat Didukung Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed