Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait Respons Moody’s, Prabowo Rilis Economic Outlook RI Jumat Besok yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Namun demikian, lembaga tersebut tetap menilai ketahanan ekonomi Indonesia sebagai salah satu pilar utama profil kredit negara.
Hal ini disebabkan oleh itu, Bapak Presiden tadi meminta agar kita membuat penjelasan yang lebih lengkap dalam bentuk sarasehan ekonomi, yaitu Indonesia Economic Outlook yang akan diselenggarakan pada hari Jumat nanti sehingga “Oleh.
Dalam laporannya, Moody’s menyoroti meningkatnya ketidakpastian. Selain itu, koherensi dalam pembuatan kebijakan, serta komunikasi kebijakan yang dinilai lemah.
Ia menjelaskan meski peringkat tetap berada di level investment grade, terdapat perubahan outlook dari Moody’s yang dinilai perlu mendapat perhatian. Selain itu, penjelasan lebih lanjut kepada publik dan pelaku pasar..
Moody’s juga mengingatkan risiko tata kelola. Selain itu, kelembagaan dapat memengaruhi kepercayaan investor, meningkatkan biaya pinjaman, dan berisiko terhadap ketahanan ekonomi jangka panjang..
Nah, ini tentu perlu diperhatikan terkait dengan penjelasan yang diperlukan, utamanya mengenai penerimaan negara yang juga berpotensi meningkat, serta terkait dengan rencana dari Danantara,” katanya..
“Selain itu, dilaporkan pula kepada Bapak Presiden bahwa dari seluruh lembaga pemeringkat (rating agencies), baik Moody’s, Fitch, maupun S&P, penilaiannya masih pada level investment grade,” ujar Airlangga saat memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (11/2)..
Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) riil diperkirakan stabil dalam jangka menengah, didukung kekayaan sumber daya alam. Selain itu, struktur demografi yang dinilai menguntungkan..
Sarasehan tersebut direncanakan menjadi forum pemaparan kondisi ekonomi terkini, arah kebijakan fiskal. Selain itu, moneter, serta klarifikasi atas berbagai isu yang berkembang, termasuk rencana-rencana strategis pemerintah ke depan..
Selain itu, beban utang pemerintah dinilai masih terkendali dengan dukungan kebijakan fiskal. Selain itu, moneter yang prudent, sementara inflasi tetap berada dalam kisaran sasaran.
Sebelumnya, Moody’s Investors Service pada 5 Februari memangkas outlook peringkat kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif, dengan tetap mempertahankan peringkat di level Baa2, satu tingkat di atas batas investment grade..
Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya menggelar sarasehan ekonomi bertajuk ‘Indonesia Economic Outlook’ pada Jumat (13/2) menyusul perubahan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s menjadi negatif..
Di sana akan diberikan penjelasan mengenai posisi pemerintah terkait juga dengan program-program unggulan dari pemerintah,” jelasnya..
Menurut Airlangga, untuk merespons hal tersebut, Prabowo meminta agar pemerintah menyampaikan penjelasan komprehensif dalam forum terbuka..
Kondisi tersebut disebut berpotensi membebani stabilitas ekonomi. Selain itu, fiskal serta meningkatkan volatilitas pasar..
Kapabilitas institusional dalam mengelola tekanan eksternal, termasuk stabilisasi nilai tukar, juga disebut sebagai salah satu kekuatan Indonesia..
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah melaporkan ke Prabowo bahwa secara umum peringkat kredit Indonesia dari lembaga pemeringkat global masih berada pada level layak investasi atau investment grade..
Perkembangan terkait Respons Moody’s, Prabowo Rilis Economic Outlook RI Jumat Besok akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya – Dollar Melemah Interpretasi Dovish
- Equity World Trillium Surabaya – Analisis Pasar Emas, Peluang Rebound di Tengah Tekanan Suku Bunga Tinggi