Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait Harga Minyak Kembali Merosot usai Terkerek Risiko Ketegangan AS-Iran yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Meskipun demikian, hati-hati, ketidakpastian yang masih ada mengenai potensi peningkatan ketegangan, pengetatan sanksi, atau gangguan pasokan di Selat Hormuz telah mempertahankan premi risiko yang moderat,” tulis Analis IG Tony Sycamore dalam catatan kepada kliennya. sementara “Meskipun pembicaraan di Oman menghasilkan nada yang positif.
Senada, minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 23 sen, atau 0,4 persen, menjadi US$64,13 per barel..
Ini kali pertama blok tersebut menargetkan pelabuhan di negara ketiga, menurut dokumen proposal yang ditinjau oleh Reuters..
Sementara itu, Uni Eropa telah mengusulkan perluasan sanksi terhadap Rusia yang mencakup pelabuhan di Georgia. Selain itu, Indonesia yang menangani minyak Negara Beruang Merah..
Dilansir Reuters, harga kontrak minyak mentah Brent turun 25 sen, atau 0,4 persen, menjadi US$68,79 per barel pada pukul 0102 GMT.
Harga minyak turun tipis pada perdagangan di kawasan Asia, Selasa (10/2).
Iran, bersama dengan anggota OPEC lainnya seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait,. Selain itu, Irak, mengekspor sebagian besar minyak mentah mereka melalui selat tersebut, terutama ke Asia..
Pedoman tersebut dikeluarkan meskipun diplomat utama Iran mengatakan pekan lalu bahwa pembicaraan nuklir yang dimediasi Oman dengan AS telah dimulai dengan “baik”. Selain itu, akan berlanjut..
Hal itu terjadi setelah harga naik lebih dari 1 persen pada awal pekan ini lantaran Badan Administrasi Maritim Departemen Transportasi AS menyarankan kapal komersial berbendera AS untuk tetap berada sejauh mungkin dari perairan teritorial Iran. Selain itu, untuk secara verbal menolak izin pasukan Iran untuk naik ke kapal jika diminta..
Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memperketat sanksi terhadap minyak Rusia, sumber pendapatan utama bagi Moskow, terkait perang di Ukraina..
Sekitar seperlima minyak yang dikonsumsi secara global melewati Selat Hormuz antara Oman. Selain itu, Iran, sehingga setiap peningkatan ketegangan di wilayah tersebut merupakan risiko besar bagi pasokan minyak global..
Sejumlah trader mengungkap Indian Oil Corp (IOC.NS) membeli enam juta barel minyak mentah dari Afrika Barat. Selain itu, Timur Tengah lantaran perusahaan menghindari minyak Rusia di tengah upaya New Delhi mencapai kesepakatan perdagangan dengan Washington..
Pelemahan terjadi di tengah pelaku pasar yang mencermati potensi gangguan pasokan di tengah ketegangan antara Amerika Serikat (AS). Selain itu, Iran..
Perkembangan terkait Harga Minyak Kembali Merosot usai Terkerek Risiko Ketegangan AS-Iran akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
Baca juga:
- Equity World Trillium Surabaya – Dolar AS Tertekan Akibat Ketidakpastian Fiskal, Ancaman Shutdown, dan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed
- Equity World Trillium Surabaya – Pasar Asia-Pasifik Bervariasi Jelang Rilis Data Manufaktur China