0 0
Read Time:2 Minute, 4 Second

Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait Harga Minyak Dunia Lanjutkan Penurunan Jelang Perundingan AS-Iran yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Harga minyak dunia melanjutkan penurunan pada perdagangan Jumat (6/2), seiring meredanya kekhawatiran gangguan pasokan di Timur Tengah.

Kedua acuan harga tersebut menuju penurunan mingguan pertama dalam lebih dari sebulan..

Menurut Capital Economics, pemulihan produksi minyak Kazakhstan berpotensi menambah pasokan global. Selain itu, menekan harga minyak hingga mendekati US$50 per barel pada akhir 2026..

Sementara itu, perhatian investor beralih ke hasil perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran di Oman..

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent turun 50 sen atau 0,74 persen ke level US$67,05 per barel, setelah pada sesi sebelumnya ditutup melemah 2,75 persen..

Sekitar seperlima konsumsi minyak dunia melewati Selat Hormuz yang berada di antara Oman. Selain itu, Iran.

Di saat yang sama, para pemain regional berupaya menghindari konfrontasi militer yang dikhawatirkan dapat berkembang menjadi perang berskala lebih luas..

Secara keseluruhan, harga minyak telah merosot lebih dari 3 persen dari posisi tertinggi hampir enam bulan yang dicapai pada akhir Januari, saat Presiden AS Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan ke Iran..

Untuk minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat tercatat di US$62,77 per barel, turun 52 sen atau 0,82 persen, usai anjlok 2,84 persen pada Kamis..

Namun, mereka memperkirakan kekhawatiran geopolitik tersebut akan tergeser oleh lemahnya fundamental pasar..

Jalur vital tersebut juga menjadi rute utama ekspor minyak bagi anggota OPEC seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait,. Selain itu, Irak, termasuk Iran..

Amerika Serikat. Selain itu, Iran sepakat menggelar perundingan di Oman pada Jumat (hari ini) di tengah meningkatnya ketegangan, menyusul pengerahan kekuatan militer AS di Timur Tengah.

Analis Capital Economics menilai meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS. Selain itu, Iran telah berkontribusi mendorong harga minyak lebih tinggi.

Perkembangan terkait Harga Minyak Dunia Lanjutkan Penurunan Jelang Perundingan AS-Iran akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.

Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By