Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait BPS Catat Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid Sepanjang 2025 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
“Ekonomi Indonesia pada triwulan-IV 2025 tumbuh sebesar 5,39 persen (y-on-y), salah satunya didorong oleh konsumsi masyarakat yang tetap terjaga,” jelas Amalia pada konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/2)..
Sementara itu, wilayah Maluku. Selain itu, Papua tetap tumbuh positif sebesar 1,44 persen, meskipun mengalami perlambatan dibandingkan 2024..
“Jumlah perjalanan wisatawan nusantara meningkat, tumbuh sebesar 13,42 persen (y-on-y) pada triwulan-IV 2025, diikuti peningkatan jumlah penumpang di beberapa moda transportasi seperti angkutan rel. Selain itu, angkutan laut,” jelas Amalia..
BPS menjelaskan bahwa pengukuran kemiskinan didasarkan pada pendekatan pengeluaran rumah tangga yang dihimpun melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas)..
Sejumlah indikator turut menunjukkan perkembangan yang positif, antara lain transaksi online dari e-retail. Selain itu, marketplace, serta nilai transaksi uang elektronik, kartu debit, dan kredit..
Pada triwulan-IV 2025, PDB Indonesia tumbuh sebesar 5,39 persen (y-on-y), lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 5,02 persen..
Untuk pertama kalinya, BPS merilis kondisi ketenagakerjaan secara triwulanan.
Kinerja sektor ini terutama didorong oleh industri makanan. Selain itu, minuman, industri logam dasar, serta industri kimia, farmasi, dan obat tradisional..
Pada saat yang sama, tingkat ketimpangan turut menurun.
Dengan demikian, ekonomi Indonesia pada 2025 tumbuh 5,11 persen (c-to-c), meningkat dari pertumbuhan 2024 yang tercatat sebesar 5,03 persen (c-to-c)..
Penduduk dengan status bekerja pada November 2025 atau triwulan-III 2025 tercatat sebsar 147,91 juta orang..
Seseorang yang bekerja setidaknya satu jam dalam seminggu termasuk dalam kategori penduduk bekerja, sesuai standar International Labour Organization (ILO)..
Pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen ekspor sebesar 7,03 persen, seiring meningkatnya ekspor barang nonmigas. Selain itu, ekspor jasa..
BPS mencatat, ekonomi Indonesia tetap tangguh di tengah dinamika. Selain itu, geopolitik global dengan mencatat pertumbuhan yang solid.
BPS mencatat industri pengolahan tumbuh sebesar 5,40 persen pada triwulan-IV 2025 (y-on-y).
Capaian ini merupakan yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir..
Penyerapan tenaga kerja masih didominasi oleh sektor pertanian, perdagangan,. Selain itu, industri pengolahan.
“Pertumbuhan sektor industri pengolahan utamanya ditopang oleh meningkatnya permintaan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri,” ujar Amalia..
Secara spasial, ekonomi tumbuh positif di seluruh wilayah pada 2025.
Sepanjang 2025, BPS mencatat bahwa seluruh lapangan usaha tumbuh positif pada tahun 2025 (c-to-c), kecuali sektor pertambangan..
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru tiga indikator strategis, yaitu Produk Domestik Bruto (PDB), ketenagakerjaan,. Selain itu, kemiskinan.
Sektor informasi. Selain itu, komunikasi mencatat pertumbuhan sebesar 8,35 persen, tertinggi dalam 5 tahun terakhir, seiring tingginya penetrasi internet dan meningkatnya traffic data untuk memenuhi keperluan masyarakat dan bisnis..
Pada periode Agustus-November 2025, jumlah penduduk bekerja meningkat 1,371 juta orang.
Dari sisi lapangan usaha, lima sektor dengan kontribusi terbesar terhadap PDB triwulan IV-2025 adalah industri pengolahan (19,20 persen), perdagangan (13,24 persen), pertanian (11,56 persen), konstruksi (10,16 persen),. Selain itu, pertambangan (8,93 persen)..
Menurut BPS, kinerja konsumsi rumah tangga pada triwulan-IV 2025 utamanya didorong oleh mobilitas penduduk pada momen libur Natal. Selain itu, Tahun Baru (Nataru), berbagai kebijakan pemerintah dalam pengendalian inflasi, serta berbagai paket stimulus pemerintah untuk menjaga daya beli, mendorong aktivitas ekonomi, dan pemberdayaan generasi muda..
Ketiga indikator ini memberikan gambaran penting mengenai arah perkembangan ekonomi. Selain itu, sosial Indonesia..
Ekspor barang. Selain itu, jasa juga mencatat pertumbuhan 3,25 persen (yoy), ditopang oleh ekspor komoditas nonmigas seperti lemak dan minyak hewan/nabati, besi dan baja, mesin dan peralatan listrik, serta kendaraan dan komponennya.
Sebagai pembanding, ekonomi sejumlah negara tetangga juga mencatat pertumbuhan positif pada triwulan-IV 2025 (y-on-y), di antaranya: Vietnam 8,5 persen, Singapura 5,7 persen, Malaysia 5,7 persen,. Selain itu, Filipina 3,0 persen..
Gini ratio turun dari 0,375 menjadi 0,363, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan..
Dari total angkatan kerja sebanyak 155,27 juta orang, terdapat 7,35 juta diantaranya yang masih menganggur.
Sektor informasi. Selain itu, komunikasi mencatat pertumbuhan yang tinggi sebesar 8,09 persen pada triwulan-IV (y-on-y), didorong oleh meningkatnya lalu lintas data dan transaksi perdagangan melalui sistem elektronik.
Secara absolut, jumlah penduduk miskin berkurang dari 23,85 juta menjadi 23,36 juta orang, dengan total 4,91 juta rumah tangga miskin secara nasional..
Jumlah pengangguran secara absolut turun 0,109 juta orang pada periode Agustus-November 2025″ jelas Amalia..
Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara turut menopang kinerja ekspor jasa..
Selanjutnya, sektor pertanian tumbuh impresif sebesar 5,33 persen pada tahun 2025 (c-to-c), didorong peningkatan produksi domestik seperti tanaman pangan. Selain itu, peternakan.
Sementara itu, PMTB tumbuh hingga 5,09 persen, tertinggi sejak 2019 atau pasca pandemi, didorong oleh meningkatnya impor barang modal..
Ketiga sektor tersebut menyerap 60,52 persen tenaga kerja nasional..
Dari sisi pengeluaran, seluruh komponen pengeluaran tumbuh positif pada 2025 (c-to-c).
Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, konsumsi masyarakat tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi triwulan-IV 2025..
Lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi, yaitu industri pengolahan, perdagangan, pertanian,. Selain itu, konstruksi secara umum melanjutkan tren pertumbuhan positif..
Sektor perdagangan besar. Selain itu, eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 6,07 persen pada triwulan-IV 2025 (y-on-y) seiring meningkatnya produksi domestik..
Beberapa sektor mencatat pertumbuhan yang tinggi, seperti transportasi. Selain itu, pergudangan yang tumbuh hingga 8,98 persen, informasi dan komunikasi yang tumbuh hingga 8,09 persen, serta jasa keuangan yang tumbuh hingga 7,92 persen..
Garis kemiskinan nasional pada September 2025 tercatat Rp641.443 per kapita per bulan, sementara garis kemiskinan rumah tangga mencapai Rp3.053.269.
Konsumsi rumah tangga terus tumbuh hingga 4,98 persen seiring meningkatnya aktivitas. Selain itu, mobilitas masyarakat.
Peningkatan terbesar terjadi pada sektor akomodasi. Selain itu, makan minum sebanyak 0,381 juta orang, diikuti industri pengolahan sebanyak 0,196 juta orang, dan sektor perdagangan 0,168 juta orang..
“Tingkat pengangguran terbuka pada November 2025 adalah 4,74 persen.
Nilainya bervariasi antarwilayah, dipengaruhi tingkat harga. Selain itu, pola konsumsi..
Dari sisi pengeluaran, komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh solid sebesar 6,12 persen pada triwulan IV-2025, didorong oleh peningkatan investasi pada bangunan serta mesin. Selain itu, peralatan.
Sementara itu, konsumsi pemerintah meningkat 4,55 persen..
Sementara itu, sektor pertanian tumbuh 5,14 persen didorong oleh meningkatnya permintaan domestik..
Tingkat kemiskinan pada September 2025 sebesar 8,25 persen, turun dari 8,47 persen pada Maret 2025.
Pulau Jawa mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,30 persen. Selain itu, Sulawesi 6,23 persen, keduanya di atas rata-rata nasional..
Perkembangan terkait BPS Catat Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid Sepanjang 2025 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya – Emas Makin Menggila! Geopolitik Panas Dorong Harga ke Puncak Baru
- Equityworld Trillium Surabaya – Pasar US Dow Jones LIBUR THANKSGIVING