Equity World Trillium Surabaya – Dolar Amerika Serikat membuka pekan perdagangan penuh pertama di tahun baru dengan penguatan, naik ke level tertinggi dalam 3,5 minggu terhadap euro dan juga menguat terhadap poundsterling.
Pergerakan mata uang pada perdagangan Senin masih relatif terbatas, namun sentimen pasar dibayangi oleh risiko geopolitik setelah Amerika Serikat melakukan operasi berani di Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro untuk menghadapi dakwaan perdagangan narkoba di New York.
Geopolitik Venezuela Jadi Faktor Risiko Sentimen Pasar
Aksi militer AS di Venezuela dan penangkapan Maduro menjadi perhatian pelaku pasar global. Peristiwa ini dinilai berpotensi:
-
Meningkatkan ketegangan geopolitik
-
Menekan aset berisiko
-
Mendukung penguatan aset safe haven seperti dolar AS
Sentimen pasar diperkirakan akan tetap sensitif terhadap perkembangan lanjutan isu tersebut.
Data Ekonomi AS Jadi Penentu Arah Kebijakan The Fed
Fokus utama pasar pekan ini tertuju pada rilis data ekonomi Amerika Serikat, yang dinilai krusial dalam mengarahkan kebijakan moneter Federal Reserve.
Agenda data penting meliputi:
-
ISM Manufacturing Index (Senin)
-
Non-Farm Payrolls (NFP) bulanan (Jumat)
Data-data ini akan menjadi acuan utama bagi pasar dalam menilai prospek suku bunga AS ke depan.
Pergerakan Dolar terhadap Mata Uang Utama
Pada perdagangan terbaru:
-
Dolar naik 0,1% ke level $1,1705 per euro, setelah sebelumnya menguat hingga $1,170025, level terkuat sejak 11 Desember
-
Dolar menguat 0,1% ke $1,34495 per poundsterling
-
Dolar naik 0,1% ke 156,90 yen Jepang
Penguatan ini mencerminkan kehati-hatian investor menjelang rilis data ekonomi penting.
Ekspektasi Suku Bunga AS Masih Terbagi
Pelaku pasar saat ini memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga AS sepanjang tahun ini, sementara proyeksi resmi Federal Reserve—yang masih terbelah—baru mengindikasikan satu kali penurunan suku bunga.
Perbedaan pandangan ini menciptakan volatilitas terbatas namun berpotensi meningkat seiring rilis data ekonomi mendatang.
Pasar Tunggu Penunjukan Ketua The Fed Berikutnya
Investor juga memantau keputusan Presiden AS Donald Trump terkait penunjukan Ketua Federal Reserve berikutnya, mengingat masa jabatan Ketua saat ini Jerome Powell akan berakhir pada bulan Mei.
Trump menyatakan bahwa:
-
Penunjukan Ketua The Fed baru akan dilakukan bulan ini
-
Pengganti Powell akan merupakan sosok yang mendukung suku bunga jauh lebih rendah
Pernyataan ini menambah spekulasi pasar terkait arah kebijakan moneter AS ke depan.
DISCLAIMER
Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.
baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya
berita terkait
News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders
